Riset Terapi Binaural Beats

Sejak penemuan ilmiah pertama binaural beats sekitar tahun 1839, penelitian tentang terapi binaural beats terus di kembangkan. Gerald Oster (1973) menulis penelitian ilmiahnya tentang binaural beats yang berjudul “Beats Auditory in Brain”. Penelitian terbsebut akhirnya mempunyai respon positif terhadap ilmu pengetahuan, bagaimana music binaural beats mampu menstimulasi otak kita dan pikiran bawah sadar kita. Penelitian binaural beats yang di kembangkan di benua Eropa ternyata mampu membantu manusia menyelesaikan masalah psikologis dan penyembuhan kesehatan, seperti, kemampuan belajar, menangani stress, phobia, mengontrol emosi dan hati, meditasi, relaksasi, insomnia dan meningkatkan kamampuan spiritual.

Penelitian Ilmuwan tentang Binaural Beats

Sejatinya Penelitian tentang binaural beats yang mempunyai efek terhadap otak manusia sudah lama di lakukan oleh para Ilmuwan, penemuan ini di perkuat dengan alat pengukur gelombang otak atau yang sering di sebut EEG (Elektroensefalografi). EEG mampu mencatat aktivitas kelistrikan atau neuron – neuron yang saling berinteraksi di dalam otak,

dengan memasang EEG peneliti mampu mempelajari frekuensi gelombang otak, dan ketika perubahan gelombang otak manusia itu terjadi peneliti terus mencatat dan mengumpulkan data dari aktivitas otak selama di pasang Alat EEG. Sehingga para ilmuwan mencoba menginduksi gelombang otak manusia dengan binaural beats.

Setelah Oster menulis buku tentang binaural beats, Roberst Monroe mulai melakukan riset terhadap binaural beats, Robert Monroe melakukan ribuan eksperimen dengan menggunakan mesin EEG untuk mengumpulkan data frekwensi gelombang otak dan memastikan binaural beats bisa mempengaruhi gelombang otak manusia. Selain itu Robert Monroe juga menyatakan bahwa otak tidak hanya merespon stimulasi dari binaural beats di daerah pendengaran atau salah satu bagian otak, namun di seluruh bagian otak bergaung.

Kemajuan ilmu teknologi membuat peneliti dari Behavioral Medicine Princeton dan Klinik Biofeedback yaitu Dr. Lester Fehmi, mengemukakan bahwa sinkronisasi belahan otak dan entrainment otak dapat di sebabkan oleh binaural beats.

Speech-Language Pathologists  Dr Suzanne Evans Morris, Ph.D., menyatakan: “Penelitian yang mendukung teori bahwa frekuensi yang berbeda yang di dengarkan oleh telinga melalui headphone stereo (atau binaural beat) dan otak akan menggabungkan kedua gelombang yang berbeda tersebut. Melalui pemantauan EEG perbedaan nada diidentifikasi oleh perubahan dalam pola listrik yang dihasilkan oleh otak. Misalnya, frekuensi 200 Hz dan Hz 210 menghasilkan frekuensi binaural beat 10 Hz. Pemantauan  EEG menunjukkan bahwa otak menghasilkan aktivitas frekuensi 10 Hz “

Dr Arthur Hastings, Ph.D., melakukan berbagai tes pada mata pelajaran binaural beats yang dirancang khusus untuk tidur. Dia menulis sebuah makalah tentang “Pengujian Teknik Induksi Tidur” di mana ia mencatat hasilnya. Dalam makalahnya dia menggambarkan bagaimana binaural beats yang dirancang untuk memperlambat pola gelombang otak dari frekuensi Beta yang normal turun ke frekuensi Alpha lambat, kemudian ke frekuensi Theta yang  lebih lambat,  (gelombang otak kita ketika kita sedang bermimpi) dan akhirnya ke Delta, (frekuensi gelombang otak tidur nyenyak). Ia menggunakan mesin EEG untuk memantau gelombang otak ketika distimulasi Binaural Beats, ia melaporkan bahwa bahwa binaural beats mempengaruhi pola gelombang otak.

F. Holmes Atwater, dari Institute Monroe, menjelaskan:  “Dalam pusat pendengaran manusia, yaitu bagian otak yang berfungsi mengolah suara yang masuk, stimulasi dengan binaural beats  menyediakan dua frekwensi yang berbeda dalam bagian tersebut, hal ini menjadikan ada dua gelombang yang bermain dalam bagian tersebut . Kedua gelombang inilah yang akan di proses oleh pusat pendengaran yang berfungsi untuk stimulasi otak “

Atwater juga menjelaskan bagaimana binaural beats menghasilkan dua gelombang amplitudo termodulasi. Binaural beats akan mensinkronisasi kedua belahan otak ke frekuensi yang sama, membangun lingkungan elektromagnetik dan memaksimalkan komunikasi antara belahan otak dan saraf. Atau dalam istilah yang lebih sederhana, binaural beats menginduksi frekuensi gelombang otak pada efek yang diinginkan.

 

Cara Menggunakan Terapi Binaural Beats

Cara menggunakan Terapi Binaural Beats sangat mudah, karena terapi ini berbentuk audio dan dicetak dalam bentuk CD, jadi Anda hanya tinggal mendengarkannya melalui speaker atau headphone. Bisa sambil duduk santai atau berbaring, namun akan lebih baik Anda gunakan dalam kondisi yang tenang. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, gunakanlah terapi ini secara rutin dan jangan menggunakannya ketika Anda mengemudi.

Gelombang otak yang terdapat didalam sesi terapi ini, sudah disesuaikan frekwensinya oleh para ahli. Dengan begitu, Anda akan merasa nyaman, tenang dan merasa sangat rileks ketika sedang mendengarkan terapi ini. Saat menggunakan terapi ini, maka Anda akan mendapatkan hasil dari sesi terapi ini dengan baik. Gunakan visualisasi dari indera Anda untuk memprogram pikiran Anda. Perhatikan bagaimana kondisi santai, tenang, dan damai yang Anda rasakan sekarang ini setelah terbawa oleh aliran stimulasi gelombang otak. Rasakan betapa mudah dan teraturnya Anda saat bernapas, rasakan pula otot-otot Anda yang terasa rileks.

Yang perlu Anda ketahui adalah, tidak semua harapan dan keinginan Anda itu terjadi pada saat itu pula. Jadi Anda harus melakukan hal ini secara rutin, dan lihat perubahan pada diri Anda dari sebelum menggunakan terapi ini dan setelah menggunakan terapi ini. Anda juga akan diberikan skrip visualisasinya secara lengkap didalam masing-masing produknya. Yakinlah, bahwa Anda Bisa.

Nah, bagaimana dengan Anda, apakah Anda sudah merasakan dahsyatnya manfaat terapi binaural beats? Mungkin Anda bingung atau belum paham, bagaimana terapi binaural beats mampu mengatasi segala permalasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari Anda, hanya dengan mendengarkan secara rutin

Share Ke Sabahat Anda :Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on Twitter0Share on LinkedIn0Share on Tumblr0